Loading...

Mayat Seorang Perempuan Ditemukan di Dalam Kamar Mandi -Diduga Mengalami Pecah Pembuluh Darah Kepala.

 




Pinggir-( detikperjuangan.com) - Warga Rt 15 Rw 01 Desa Semunai Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis Selasa (18/5/21) sekira pukul 22.00 WIB digegerkan temuan sesosok mayat perempuan di dalam kamar mandi sebuah warung kopi di tempat tinggalnya.
Mendapat informasi temuan mayat tersebut Ketua RT langsung melaporkan kepada pihak kepolisian Polsek Pinggir. Sekira pukul 20.30 WIB  pihak Polsek Pinggir dipimpin Kapolsek Pinggir KOMPOL Firman VWA Sianipar SH MH turun ke lapangan melakukan olah TKP serta mengumpulkan bukti di TKP serta memintai keterangan para saksi.Selanjutnya menghubungi pihak RSUD Mandau.

Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan, SIK MT melalui Kapolsek Pinggir KOMPOL Firman V.W.A Sianipar, SH.,MH didampingi Panit 1 Reskrim IPDA Gogor Ristanto, STrK dan Kasi Humas BRIPKA Juanda Marpaung menerangkan bahwa identitas dari mayat perempuan tersebut bernama Yuli Alias Yuli Nias, Umur sekitar 35 tahun seorang pedagang warung kopi di Jalan Lintas Sumatera Pekanbaru Pinggir RT 15 RW 01 Desa Semunai Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis.

Dikatakan Kapolsek  dari keterangan saksi Irawati, B.Siregar, dan Erni Purba yang merupakan tetangga korban menerangkan bahwa korban tinggal seorang diri di warung kopi tersebut dan sudah seharian tidak keluar dari warung serta warung/rumah korban dari pagi sampai  malam tidak terbuka dan lampu dalam keadaan hidup, lalu saksi mengetok-getok pintu warung korban dan memanggil-manggil korban namun tidak ada jawaban dari korban.

Kemudian saksi memberitahukan kejadian tersebut kepada Ketua RT dan tetangga lainnya serta pihak keluarga berdatangan lalu membuka kunci (grendel) pintu depan warung, setelah pintu warung terbuka, saksi mengecek ke dalam warung dan ditemukan korban dalam keadaan meninggal dunia di dalam kamar mandi dalam keadaan telentang dan mengeluarkan air liur berbentuk busa dan muntah di mulut korban.

Selanjutnya sekira pukul 22.30 Wib mobil ambulance RSUD Mandau tiba di TKP dan team medis RSUD Mandau langsung melakukan Visum Et Revertum terhadap mayat perempuan tersebut di TKP.

Dari hasil pemeriksaan team medis RSUD Mandau terhadap mayat perempuan tersebut tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pada korban tersebut ditemukan gambaran pembuluh darah mekar di daerah kulit kepala sehingga korban diduga mengalami pecah di pembuluh darah kepala.

Selanjutnya mayat korban diserahkan kepada perwakilan keluarga yang diterima oleh Ketua Ikatan Keluarga Nias Semunai Pinggir  Otili Gea dan pihak keluarga menolak dilakukan autopsi serta akan memakamkan jenazah korban. ( red/ dpc- jon)
Lebih baru Lebih lama