Loading...

Berprestasi Melalui Program Ketahanan Pangan, Prajurit Korem 031/WB Dapat Penghargaan




PEKANBARU - Dua Prajurit jajaran Korem 031/Wira Bima, yaitu Dandim 0321/Rohil Letkol Arh, Agung Rakhman Wahyudi dan Koptu Sugianto menerima penghargaan di bidang ketahanan pangan. 


Penghargaan itu merupakan penghargaan prestasi dalam pelaksanaan program ketahanan pangan menghadapi pandemi COVID-19 yang telah sukses membantu perekonomian masyarakat.




Penghargaan diserahkan langsung oleh Danrem 031/Wira Bima, Brigjen TNI M Syech Ismed, pada acara Syukuran HUT ke-62 Korem 031 Wira Bima, di Pendopo Makorem 031 Wira Bima, pada Sabtu (17/4/2021). 


Danrem mengatakan, enam puluh dua tahun merupakan perjalanan panjang pengabdian Korem 031/Wira Bima, dengan berbagai keberhasilan dan prestasi yang telah diraih satuan jajaran Korem 031 Wira Bima. Semua itu juga tidak terlepas dari peran, fungsi dan tugas yang diemban setiap prajurit dan PNS Korem 031/Wira Bima selama ini.


"Untuk itu saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh prajurit dan bisa menjadikan peringatan ini mempertebal rasa cinta dan kebanggaan kita terhadap satuan ini, untuk kedepanya," kata Danrem. 




Danrem menjelaskan, bahwa peran TNI dalam ketahanan pangan merupakan wujud kemanunggalan TNI dan rakyat dalam upaya membantu pemerintah daerah meningkatan perekonomian wilayah. Otomatis akan mendukung peningkatan perekonomian nasional. 


Sebelumnya, Dandim 0321/Rohil Letkol Arh, Agung Rakhman Wahyudi dan Koptu Sugianto bersama prajurit Kodim 0321/Rohil telah menyukseskan program ketahanan pangan di tengah pandemi COVID-19. 


Jajaran Kodim 0321/Rohil bersama petani berhasil memanfaatkan lahan tidur berupa hutan dan rawa yang dikelola secara swadaya di Kepenghuluan atau desa Rokan Baru Pesisir, Kecamatan Pekaitan, Kabupaten Rohil, Riau.


Lahan dikelolanya tanpa membakar dan secara manual. Padi yang ditanam juga tanpa pupuk kimia. Hasil padi yang dipanen garapan dari 12 kelompok tani binaan Kodim 0321/Rohil dan Dinas Pertanian (Distan) Rohil.


Pada panen padi tahap pertama, luas lahan 40 hektar dengan hasil padi 180 ton beras. Kemudian panen tahap kedua dengan luas lahan 133 hektar, dan menghasilkan 650 ton beras. 


Lalu, panen ketiga dengan luas lahan 350 hektar. Hasil padi diperkirakan 1.500 ton beras, dengan jenis padi Serang Aceh, KKB, Kalus, Indragiri, Legawa, dan Ramos. 


Hingga kini peningkatan lahan tanaman padi terus ditingkatkan untuk menjaga ketahanan pangan di masa pandemi COVID-19 ini.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama