Loading...

Jadi Atensi Presiden RI, Tim Gabungan Langsung Gelar Operasi Terpadu di Duri

 




Duri - ( detikperjuangan.com) - Tim gabungan  dari unsur TNI/Polri, Forkopimcam Mandau, Dinas Kesehatan, Satpol-PP, BPBD, Dinas Perhubungan, Organisasi PBB, KNPI, Karang Taruna dan jajaran lainnya menggelar Operasi Terpadu, Sabtu (22/5).



Pelaksanaan aksi ini ditaja atas instruksi langsung Presiden RI, Joko Widodo beberapa waktu lalu saat kunjungan kerja ke Bumi Lancang Kuning, Riau. Presiden RI  meminta agar penanganan dan penurunan kasus jangkitan wabah pandemi di Provinsi Riau bisa segera dientaskan dalam kurun waktu 14 hari.






Mendengar hal itu, Gubernur Riau Syamsuar dan Kapolda Riau Irjen Pol. Agung Setia Imam Efendi langsung menginstruksikan seluruh jajaran di tingkat Kabupaten/Kota untuk memaksimalkan operasi terpadu sempena penanggulangan COVID-19.



Secara khusus, atensi Jokowi tertuju pada beberapa wilayah, yakni Kota Pekanbaru, Kabupaten Bengkalis dan Kampar. Di tiga wilayah itu, paparan COVID-19 terbilang cukup tinggi.






Oleh karena itulah, Kapolres Bengkalis AKBP. Hendra Gunawan, SIK., MT didampingi Wakapolres Kompol Aslely Turnip, jajaran Kepala Satuan, Camat Mandau, para Lurah dan Gabungan organisasi yang salah satunya adalah PBB langsung melancarkan operasi.



Berpusat di lapangan Kantor Kecamatan Mandau - Duri, operasi dimulai dengan pelaksanaan apel pagi. Secara tegas, Kapolres meminta seluruh jajaran untuk beraksi semaksimal mungkin.






"Seluruh pleton akan dibagi dalam lima kelompok. Ada yang bertugas membubarkan kerumunan, ada yang kita minta membagikan masker, ada yang kita khususkan untuk menyemburkan cairan disinfektan, ada yang melakukan operasi yustisi dan ada pula yang sidak ke fasilitas-fasilitas kesehatan," kata AKBP. Hendra Gunawan dalam apel pembukaan giat.



"Ini menjadi atensi Bapak Presiden RI kemudian dilanjutkan oleh Bapak Gubernur dan Bapak Kapolda ke Polres Bengkalis. Mengingat jangkitan COVID-19 memang cenderung tinggi, maka kita lakukan operasi gabungan. Bagi para pelanggar protokol kesehatan, silahkan beri imbauan. Bila membandel, silahkan ditindak," serunya.






Aksi itupun dimulai. Seluruh jajaran berpencar berdasarkan kelompok yang telah dibagiratakan oleh Kompol Aslely, wilayah itu seketika diserbu sekitar 300-an personel yang berpencar dari segala arah untuk menyuluhkan protokol kesehatan.



Mengambil bagian, tim Damkar Mandau dan PBB Ranting Air Jamban langsung menuju ke PDAM Cabang Duri guna mengisi cairan disinfektan. Setelahnya, kedua tim ini langsung berpencar guna mensterilkan wilayah Duri dari penyebaran virus.






"Terima kasih karena kita (PBB) dilibatkan Bapak Kapolres dan Forkopimcam Mandau dalam aksi ini, kita ambil tindakan untuk ikut menyemprot cairan disinfektan dan saling berjibaku dalam menyuluhkan protokol kesehatan di Kota Duri," kata Ketua DPC PBB Kabupaten Bengkalis, Fransisko Sihombing didampingi Ketua Ranting Air Jamban Manatar Situmorang dan Penasihat Saut Nadapdap.



Di saat bersamaan, petugas juga membagikan sedikitnya 2.000 lembar masker kepada masyarakat. Pembagian digencarkan di berbagai titik keramaian. Personel KNPI dan Karang Taruna Mandau ikut ambil bagian.



Penyuluhan protokol kesehatan pun dilakukan, puluhan pelanggar tampak terjaring operasi yustisi yang juga digelar kala itu. Hampir seluruh titik tampak disisir tim gabungan dalam menindak lanjuti imbauan Presiden RI dalam mengentaskan pandemi COVID-19.



Di lain lokasi, Kapolres bersama Camat dan Direktur RSUD Mandau, drg. Sri Sadono Mulyatno, M.Han tampak menyambangi beberapa fasilitas kesehatan sebagai rujukan penanganan pasien positif COVID-19.





Mulai dari RS Permata Hati, RSUD Mandau dan RS Chevron disambangi. Langkah personel kesana dilakukan untuk mengetahui sejauh mana penanganan dan pelayanan kesehatan terhadap setiap pasien yang menjalani isolasi dan perawatan khusus infeksi virus corona.



"Kita bersama Pak Kapolres dan Direktur RSUD Mandau menyambangi fasilitas kesehatan ini untuk memastikan pelayanan bisa maksimal dan tetap ikut serta mensukseskan program pemerintah dalam mengentaskan wabah COVID-19," ucap Riki Rihardi, Camat Mandau.



Sekira pukul 12.00 WIB, personel aksi tampak istirahat.Kemudian, rentetan kegiatan lanjutan bakal dilaksanakan sekira pukul 15.00 WIB dan malam nanti pada pukul 19.30 WIB.



"Nanti malam juga kita lanjutkan, intinya setiap tempat yang berpotensi menjadi pusat kerumunan akan kita sambangi untuk menyuluhkan protokol kesehatan," tutur Kapolres ( dpc/ jon)
Lebih baru Lebih lama