Loading...

Polres Rohil Amankan Eksekutor Pembunuhan - Kesal Terhadap Otak Pelaku Imbalan Rp 5 Juta Tidak Ditepati







Ujung Tanjung- (detikperjuangan.com)- Polres Rokan Hilir berhasil mengungkap  pembunuhan yang sempat menggemparkan warga Ujung Tanjung Kabupaten Rokan Hilir Riau.AD yang diduga sebagai eksekutor berhasil diamankan Minggu (17/10/21)   sekira pukul 03.00 WIB   di Pekanbaru.


Berawal penemuan mayat yang tidak diketahui identitasnya pada Rabu (6/10/21)   sekira pukul 10.00 WIB .  Jasad korban ditemukan  dalam keadaan terapung dengan kedua tangan terikat di belakang dengan tali tambang .Dan juga  leher korban diikat dengan menggunakan tali tambang serta di tenggelamkan dengan pemberat batu batako di dalam karung. 


Kapolres Rokan Hilir AKBP Nurhadi Ismanto SH ,SIK mengatakan setelah dilakukan identifikasi terhadap jasad,diketahui jasad tersebut inisial UG. Maka dibentuk Tim khusus untuk melakukan pengungkapan dengan di back up Subdit Jatanras dan IT Ditkrimum Polda Riau.


Dari hasil penyelidikan diketahui bahwa Selasa, 28 September 2021 sekira pukul 15.00 WIB  korban meninggalkan rumah dan memberitahu kepada RB (pelapor/adik korban) bahwa korban akan ke Sindur menjumpai AD, dan setelah korban pergi dari rumah ia tidak ada kembali lagi. 






Berdasarkan informasi tersebut Kapolres Rokan Hilir AKBP Nurhadi Ismanto SH,SIK  memerintahkan Tim gabungan/ khusus yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Eru Alsepa , SIK MH untuk melakukan penyelidikan.Selanjutnya dari hasil penyelidikan diperoleh petunjuk bahwa Korban meninggal karena dibunuh oleh beberapa orang pelaku, yang mana sebelumnya pembunuhan ini direncanakan terlebih dahulu di kab. Padang lawas utara Prov.Sumut. 


Kurang dari 24 jam Tim berhasil mengamankan 2 orang tersangka (AW) dan (AN) yang ikut dalam perencanaan pembunuhan tersebut. Berdasarkan keterangan kedua tersangka inilah Tim mendapatkan petunjuk kecil  terkait identitas para pelaku lainnya, Tim segera melanjutkan pemburuan.


Dipaparkan Kapolres tepat pada Senin (11/10/21)   Tim berhasil menangkap tersangka inisial SP yang diduga merupakan Otak Pelaku di Jl.Lintas Riau-Sumut. Selain ketiga tersangka yang telah tertangkap Tim juga terus melakukan pemburuan terhadap eksekutor  yaitu AD, 


Eksekutor AD diamankan pada Minggu (17/10/21)  sekira pukul 01.00 WIB dini hari setelah Tim mendapat informasi bahwa salah satu target inisial AD berada di Perumahan Asmaran Kel. Tangkerang labuai Kec. Bukit Raya, sekitar pukul 03.00 WIB .Tim berhasil menangkap AD, dia nya sempat melakukan perlawanan sehingga dilakukan tindakan tegas terukur.


Pengakuan AD yang telah tertangkap, mengaku merasa kecewa dengan SP karena tidak menepati kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya terkait Imbalan untuk AD. Dan kemudian  AD menceritakan dengan jujur semua perencanaan pembunuhan tersebut. Berdasarkan pengakuan AD bahwa dia ( AD)  diminta oleh SP untuk menghabisi korban dengan imbalan 5 juta dan dijanjikan 3 juta per bulan dari hasil sawit milik SP. 

Selain itu AD juga menjelaskan dalam pembunuhan tersebut, sebelumnya AD memancing korban untuk datang memakai Narkotika jenis sabu, setelah korban datang kemudian membawa korban ke ruko sarang walet, lalu melancarkan aksi pembunuhan tersebut. 

Setelah korban meninggal dunia, AD bersama SP membuang Jasad korban ke sungai bawah jembatan.Namun AD yang sempat kewalahan karena jasad tersangkut dan tergantung di bawah jembatan, sehingga harus menjatuhkan kembali karung berisi batu batako. Sedangkan Dalam perencanaan pembunuhan AD mengaku bersama sama dengan AW dan AN. Selain itu AD juga mengajak DG dan IO dalam melancarkan aksinya. 

" Saat ini Tim Khusus masih memburu 2 tersangka lainnya yang turut membantu AD, Dalam hal ini juga Tim masih membuka pintu untuk tersangka lainnya agar segera menyerahkan diri. Saat ini para tersangka yang sudah tertangkap masih menjalani pemeriksaan mendalam di Mapolres Rokan Hilir.,", Ungkap Kapolres ( Tutur S/dpc) 
Lebih baru Lebih lama