Mandau ( Detikperjuangan.com) - Empat orang diduga pelaku pencurian pipa besi production line di Area 9 South DKF PT pertamina Huku Rokan ( PHR ) berhasil diamankan pihak Polisi Sektor Mandau.Keempat pelaku yang diamankan pada Senin (24/8/5) tersebut masing-masing berinisial ZL alias Panjul (44), MI alias Adi (34), ZI alias Feri (48) dan DB (26) bersama barang bukti 22 potong pipa besi Production Line ukuran 3 inci dan 4 inci panjang 2 meter, 1 buah tangkai gergaji, 5 buah mata gergaji.
Kapolsek Mandau Kompol Primadona Caniago melalui Kanit Reskrim Iptu Isanuddin Harahap lewat press releasenya, Rabu 27 Agustus 2025 menjelaskan kronologi penangkapan berdasarkan Laporan Polisi : LP/249/VIII/2025/SPKT/RIAU/RES-BKS/SEKMANDAU.
"Berdasarkan laporan polisi tersebut, Tim Opsnal mendapatkan informasi bahwa salah satu diduga pelaku pencurian berinisial ZL alias Panjul sedang berada di Warung jalan Ampera Ujung, Kelurahan Duri Timur dan berhasil mengamankan diduga pelaku," jelasnya.
Ditambahkan Kanit Reskrim saat diamankan dan dilakukan interogasi awal, pelaku berinisial ZL alias Panjul mengakui bahwa telah melakukan pencurian terhadap pipa besi production line milik PHR bersama 3 orang temannya berinisial MI alias Adi, ZI alias Feridan DB.
"Berdasarkan pengakuan ZL alias Panjul, kemudian Tim Opsnal melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan 3 temannya sedang berada dirumah masing-masing pada tanggal 26 Agustus 2025," ucapnya.
Sementara itu, ditambahkan Kanit Reskrim Polsek Mandau Iptu Isanuddin Harapan dari hasil interogasi keempat diduga pelaku mengakui perbuatan mereka yang telah melakukan pencurian terhadap pipa besi production line milik PHR sebanyak 3 kali. Pipa besi belum sempat dijual dikarenakan ketahuan oleh Security dan meningkatkan besi hasil curian tersebut.
"Akan tetapi untuk aksi yang pertama dan kedua kali mereka melakukan pencurian pipa besi production line milik PT. PHR, mereka berhasil menjual barang bukti besi hasil pencurian tersebut kepada seseorang berinisial SFZ (DPO)," terangnya. ( ***)
Posting Komentar