Caption : Dua pekerja PHR tengah melakukan peninjauan di salah satu fasilitas Gathering Station (GS) di Zona Rokan(PHR)
PEKANBARU (Detikperjuangan.com) — Di saat jutaan masyarakat Indonesia merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah bersama keluarga, suasana berbeda terlihat di area operasional PT Pertamina Hulu Rokan (PHR). Para pekerja di lapangan tetap menjalankan tugas demi memastikan produksi minyak dan gas nasional tetap terjaga untuk mendukung ketahanan energi negara.
Bagi para pekerja di sektor hulu migas, momen Lebaran tahun ini dirasakan dengan cara yang berbeda. Salah satunya dirasakan oleh Hanifa Aulia Khosyatillah, anggota Tim Plant Operations Minas. Ia mengaku harus merayakan hari kemenangan dengan tetap bertugas di lapangan.
“Saya memaknai Lebaran tahun ini dengan cara yang sedikit berbeda, yaitu dengan tetap menjalankan tugas di lapangan. Walaupun tidak bisa berkumpul langsung dengan keluarga, saya mencoba menciptakan suasana Lebaran versi sendiri bersama rekan kerja,” ujarnya.
Meski dirayakan secara sederhana di lokasi kerja, semangat kebersamaan tetap terasa di antara para pekerja. Mereka saling berbagi ucapan selamat Idulfitri serta menjaga semangat kebersamaan di tengah tanggung jawab profesional.
Bertugas di hari besar keagamaan bukanlah hal mudah. Namun bagi para pekerja hulu migas, hal tersebut menjadi bagian dari komitmen profesi untuk memastikan operasional tetap berjalan demi mencukupi kebutuhan energi nasional.
“Buat saya, ini soal komitmen. Saat memilih pekerjaan ini, saya juga siap dengan konsekuensinya, termasuk bertugas di hari besar. Ada dorongan dari dalam diri untuk tetap profesional menyelesaikan tanggung jawab dengan baik, apa pun situasinya,” tambah Hanifa.
Dukungan keluarga di rumah juga menjadi sumber kekuatan bagi para pekerja yang tetap bertugas saat Lebaran. Meski rasa rindu tak terelakkan, pemahaman keluarga membuat para pekerja dapat lebih fokus menjalankan tugasnya.
“Keluarga di rumah sangat memahami, walaupun pasti ada rasa kangen. Mereka justru jadi sumber semangat utama, sehingga kami bisa lebih fokus bekerja dan selalu mengingatkan pentingnya aspek keselamatan selama bekerja,” tuturnya.
Selama libur Lebaran, para pekerja di lapangan memiliki peran yang sangat krusial. Pengawasan operasional dilakukan secara ketat, mulai dari pemantauan kegiatan produksi hingga memastikan seluruh peralatan bekerja secara optimal. Komunikasi antar tim juga ditingkatkan untuk mengantisipasi potensi gangguan sejak dini.
“Kewaspadaan harus ditingkatkan supaya produksi tetap stabil dan aman. Fokus utama kami adalah memastikan semua proses berjalan sesuai prosedur dan keselamatan tetap menjadi prioritas tertinggi,” jelasnya.
Sebagai salah satu tulang punggung produksi minyak nasional, PT Pertamina Hulu Rokan menyadari pentingnya menjaga keberlanjutan operasional, terutama saat mobilitas masyarakat meningkat selama momen Lebaran.
General Manager PHR Zona Rokan Andre Wijanarko menegaskan bahwa operasional hulu migas di Zona Rokan tetap berjalan tanpa henti dengan dukungan para pekerja yang bertugas di garis depan.
“Kami memahami operasional di Zona Rokan merupakan urat nadi pasokan energi negeri, terutama di tengah mobilitas masyarakat yang meningkat saat Lebaran. Untuk itu, kami berkomitmen menjaga keandalan operasi di seluruh lapangan selama 24 jam tanpa henti. Kami juga sangat mengapresiasi seluruh pekerja yang tetap bertugas selama masa Idulfitri,” ungkapnya.
Dedikasi para pekerja PHR di wilayah kerja Rokan menjadi cerminan semangat dalam menjaga kedaulatan energi nasional. Di balik setiap tetes minyak yang diproduksi untuk bangsa, terdapat pengorbanan dan ketulusan para pekerja yang tetap mengabdi, bahkan di hari kemenangan (***)



Posting Komentar