Amris, Mantan TNI yang Jadi Wawako Dumai Meninggal Terpapar Covid-19

Iklan Semua Halaman


Amris, Mantan TNI yang Jadi Wawako Dumai Meninggal Terpapar Covid-19

Detik Perjuangan
Kamis, 29 April 2021

 


FOTO : Paisal dan Amris, pasangan walikota dan wakil walikota Dumai saat dilantik beberapa waktu lalu.(ist/Dok Diskominfo Riau)


Dumai - ( detikperjuangan.com)- Kabar duka datang dari Pemerintahan Kota Dumai. Wakil Wali Kota (Wawako) Dumai Amris S.Sy meninggal dunia saat dirawat sebagai pasien Covid-19 di Pekanbaru, Kamis (29/4/2021).

Kabar meninggalnya pria 64 tahun ini ramai dibagikan di akun media sosial hingga grup-grup WhatsApp.

Masyarakat Dumai seakan kehilangan tokoh panutan. Sebab, Amris sebelum menjadi wakil walikota, merupakan pensiunan TNI dan kemudian merambah ke dunia politik lewat jalur legislatif di Dumai.

Sebelum wafat, Wawako Dumai Amris SSy terkonfirmasi positif Covid-19 setelah dilakukan rapid test antigen dan swab PCR oleh pihak RSUD Kota Dumai, pada Minggu (11/04/2021).

Informasi tersebut dibenarkan oleh juru bicara gugus tugas Covid-19 Pemko Dumai, dr Syaiful. Dia menjelaskan bahwa awalnya Wakil Wali Kota Dumai merasa kurang enak badan lalu memeriksakan diri ke bagian UGD.

"Disana dilakukan rapid test ternyata hasilnya positif. Lalu dilakukan swab PCR juga terkonfirmasi positif." ujar Syaiful.

Amris diketahui meninggal dunia di salah satu rumah sakit yang berada di Kota Pekanbaru. Sebelum dirujuk ke Pekanbaru, Amris sempat menjalani perawatan di RSUD Dumai.

 Beliau sempat lima hari dirawat di RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Dumai," imbuhnya.

Amris sendiri baru dua bulan menjabat Wakil Wali Kota Dumai. Amris dilantik bersama Walikota Dumai Paisal pada 26 Febuari 2021. Mereka merupakan pemenang Pilkada serentak 2020.

Mendapati kabar duka itu, Gubernur Riau Syamsuar mengungkapkan duka cita yang mendalam. Ia mengenang, sosok Amris merupakan figur yang penuh semangat dan dekat dengan rakyat.

"Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un, telah berpulang ke Ramhatullah, Bapak Amris Wakil Walikota Dumai pada hari ini Kamis 29 April 2021. Beliau merupakan sosok yang selalu bersemangat, terkenal dekat dengan para masyarakat petani. Semoga segala amal ibadah Alm diterima oleh Allah SWT. Aamiin yra," kata Syamsuar, lewat fansfage resminya.


Adapun riwayat hidup wakil wali kota Dumai yang baru wafat ini, ternyata tak memulai karir sebagai politisi. Justru ia semula adalah TNI yang bertugas di Batalyon infanteri 132 dan Kodim 0303 Bengkalis.

Pensiun pada 2006, Amris lantas mulai menggeluti bidang usaha dan politik. Pada 2009-2014 ia kemudian menjadi anggota DPRD Dumai.

Hingga cita-citanya untuk mengabdi pada Kota Dumai terwujud dengan jabatan eksekutif sebagai wakil walikota dumai dimana Ia dan H Paisal dilantik pada tanggal 26 Februari 2021 di Balai Pelangi Komplek Rumah Dinas Gubernur Riau.

Pria bersahaja ini, lahir di Bukit Tinggi, tanggal 29 Desember 1957 berkiprah sebagai seorang wiraswasta yang saat ini berusia 64 Tahun. Beliau menikah dengan Martini dan telah dikaruniai 3 orang anak.

Adapun riwayat pendidikan beliau adalah sebagai berikut, SD Negeri 5 Bengkalis, SMP Negeri Sei. Apit,  SMA Negeri 129 Bengkalis, S1 di STAI Tafaqquh Fiddin Dumai. ( PAS/ dpc) 



FOTO : Paisal dan Amris, pasangan walikota dan wakil walikota Dumai saat dilantik beberapa waktu lalu.(ist/Dok Diskominfo Riau)

Dumai - ( detikperjuangan.com)- Kabar duka datang dari Pemerintahan Kota Dumai. Wakil Wali Kota (Wawako) Dumai Amris S.Sy meninggal dunia saat dirawat sebagai pasien Covid-19 di Pekanbaru, Kamis (29/4/2021).

Kabar meninggalnya pria 64 tahun ini ramai dibagikan di akun media sosial hingga grup-grup WhatsApp.

Masyarakat Dumai seakan kehilangan tokoh panutan. Sebab, Amris sebelum menjadi wakil walikota, merupakan pensiunan TNI dan kemudian merambah ke dunia politik lewat jalur legislatif di Dumai.

Sebelum wafat, Wawako Dumai Amris SSy terkonfirmasi positif Covid-19 setelah dilakukan rapid test antigen dan swab PCR oleh pihak RSUD Kota Dumai, pada Minggu (11/04/2021).

Informasi tersebut dibenarkan oleh juru bicara gugus tugas Covid-19 Pemko Dumai, dr Syaiful. Dia menjelaskan bahwa awalnya Wakil Wali Kota Dumai merasa kurang enak badan lalu memeriksakan diri ke bagian UGD.

"Disana dilakukan rapid test ternyata hasilnya positif. Lalu dilakukan swab PCR juga terkonfirmasi positif." ujar Syaiful.

Amris diketahui meninggal dunia di salah satu rumah sakit yang berada di Kota Pekanbaru. Sebelum dirujuk ke Pekanbaru, Amris sempat menjalani perawatan di RSUD Dumai.

 Beliau sempat lima hari dirawat di RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Dumai," imbuhnya.

Amris sendiri baru dua bulan menjabat Wakil Wali Kota Dumai. Amris dilantik bersama Walikota Dumai Paisal pada 26 Febuari 2021. Mereka merupakan pemenang Pilkada serentak 2020.

Mendapati kabar duka itu, Gubernur Riau Syamsuar mengungkapkan duka cita yang mendalam. Ia mengenang, sosok Amris merupakan figur yang penuh semangat dan dekat dengan rakyat.

"Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un, telah berpulang ke Ramhatullah, Bapak Amris Wakil Walikota Dumai pada hari ini Kamis 29 April 2021. Beliau merupakan sosok yang selalu bersemangat, terkenal dekat dengan para masyarakat petani. Semoga segala amal ibadah Alm diterima oleh Allah SWT. Aamiin yra," kata Syamsuar, lewat fansfage resminya.


Adapun riwayat hidup wakil wali kota Dumai yang baru wafat ini, ternyata tak memulai karir sebagai politisi. Justru ia semula adalah TNI yang bertugas di Batalyon infanteri 132 dan Kodim 0303 Bengkalis.

Pensiun pada 2006, Amris lantas mulai menggeluti bidang usaha dan politik. Pada 2009-2014 ia kemudian menjadi anggota DPRD Dumai.

Hingga cita-citanya untuk mengabdi pada Kota Dumai terwujud dengan jabatan eksekutif sebagai wakil walikota dumai dimana Ia dan H Paisal dilantik pada tanggal 26 Februari 2021 di Balai Pelangi Komplek Rumah Dinas Gubernur Riau.

Pria bersahaja ini, lahir di Bukit Tinggi, tanggal 29 Desember 1957 berkiprah sebagai seorang wiraswasta yang saat ini berusia 64 Tahun. Beliau menikah dengan Martini dan telah dikaruniai 3 orang anak.

Adapun riwayat pendidikan beliau adalah sebagai berikut, SD Negeri 5 Bengkalis, SMP Negeri Sei. Apit,  SMA Negeri 129 Bengkalis, S1 di STAI Tafaqquh Fiddin Dumai. ( PAS/ dpc)