Loading...

Sambut HUT ke 22 DWP Kabupaten Bengkalis, Khitan 34 Anak dan Bagikan Puluhan Paket Sembako





Bengkalis- ( detikperjuangan.com)-  Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bengkalis menggelar berbagai kegiatan. Salah satunya melaksanakannya khitanan gratis bagi  34 anak .Bukan itu saja akan tetapi juga membagikan 30 paket   sembako Ahad, 17 Oktober 2021.

Kegiatan khitan massal terlaksana berkat bekerjasama dengan Korpri dalam rangka HUT ke-50 Korpri, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bengkalis serta Dinas Kesehatan.


Sementara pembagian sembako merupakan sumbangsih dari anggota DWP Kabupaten Bengkalis.

"Memperingati HUT DWP ini sengaja kami menggelar sejumlah kegiatan yang bersentuhan dengan masyarakat langsung. Ini sebagai wujud rasa kepedulian kami terhadap masyarakat sekitar, yang mana DWP tidak hanya organisasi istri pegawai saja, namun juga organisasi yang juga berperan mensosialisasikan program pemerintah hingga ke masyarakat," ungkap Akna Juita. 



Sebelum dikhitan, 34 anak ini menjalani sesi tepuk tepung tawar di SMP Negeri 1 Bantan oleh Sekda Bengkalis Bustami HY, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Imam Hakim, Camat Bantan Muthu Saily, Sekretaris Camat Risky Afriandy, Ketua Baznas Ali Ambar, Kepala KUA Bantan Muhidin, Ketia LAM R Bantan Arifin serta Kades Selatbaru Rahayu Nendang.

Pelaksanaan khitan dilakukan di tempat terpisah, yakni di Puskesmas Selatbaru.

Sekda Bengkalis bersama rombongan, usai menepuk tepung tawar peserta khitan langsung meninjau lokasi pelaksanaan khitan.

Tak hanya itu, Sekda Bustami turut menenangkan dan memberi semangat kepada peserta khitan.


"Jangan takut, rasanya tidak sakit. Kalau sudah di sunat berarti sudah besar, jadi tidak boleh nangis," pungkas Bustami.

Kemudian ucapan selamat turut disampaikan Bustami HY kepada sejumlah anak yang sudah dikhitan. 

"Selamat dan tahniah, saya doakan semoga ananda semua usai dikhitan dapat segera sembuh, menjadi anak yang cerdas, berakhlak dan menjadi anak sholeh berbakti kepada orang tua, agama negara dan bangsa," ujarnya. ( Rls/dpc)

Lebih baru Lebih lama