Loading...

"Respectful Workplace” Bukti PHR Hargai Pekerja Perempuan Tanpa Diskriminasi


Caption : PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) memastikan perempuan memiliki kesempatan dan kesetaraan dalam berkarir.( PHR)



Jakarta, ( Detikperjuangan.com);– Hari Ibu diperingati di seluruh Indonesia sebagai sebuah hari peringatan terhadap peran ibu dalam keluarganya. Tanggal 22 Desember dijadikan simbol perjuangan emansipasi wanita Indonesia dan sebuah momentum untuk menghargai perjuangan dalam kesetaraan hak dan kesempatan.

Dengan semakin majunya zaman, seorang ibu tidak saja beraktifitas di rumah, semakin banyak perempuan yang meniti karir. Termasuk di Pertamina Hulu Rokan (PHR) dimana banyak perwira perempuan yang berkarya di industri minyak dan gas, baik bekerja langsung di lapangan maupun pekerjaan di belakang meja. 

Studi menunjukkan bahwa seorang ibu sering mengalami keterbatasan kemajuan karier dibandingkan dengan ayah atau perempuan yang tidak memiliki anak. Di dunia kerja tidak jarang para ibu menghadapi diskriminasi dalam perekrutan, promosi, dan negosiasi gaji, yang sering kali dianggap sebagai karyawan yang kurang berkomitmen atau kurang dapat diandalkan. 

Fahmi Hatta, VP Human Capital PHR menyampaikan, “Walaupun industri migas ini didominasi kaum pria, namun di PHR kami memastikan bahwa perempuan memiliki kesempatan dan kesetaraan dalam berkarir”. 

Iapun menekankan pentingnya peran serta perempuan di lingkungan kerja. “Kami berkomitmen untuk menerapkan keberagaman, kebijakan anti diskriminasi, dan kebijakan Hak Asasi Manusia (HAM), dan pengembangan talenta,” lanjutnya.

Salah satu pekerja PHR, Danya Dewanti, “Sebagai seorang ibu kita sering merasa bersalah karena tidak bisa selalu bersama anak dan menghadiri momen-momen penting. Namun dengan komunikasi yang baik, fleksibilitas dan fasilitas yang diberikan perusahaan, memudahkan saya untuk dapat berinteraksi dengan keluarga dengan baik”.

Selain itu well-being juga sangat diutamakan dimana idealnya pekerja merasa puas dan seimbang dalam berbagai aspek kehidupannya, termasuk fisik, mental, emosional, sosial, dan spiritual. Keseimbangan well-being penting untuk kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan. Oleh karena itu PHR sering menghadirkan program-program yang menunjang baik dalam bentuk olah raga untuk kebugaran, konsultasi psikolog serta kegiatan sosial dan spiritual. ( Rlsphr/dpc)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama