Foto : Ketua LAMR Kecamatan Mandau Datuk H Zulfan Efendi ,S.Sos ( Ist)
DURI — ( Detikperjuangan.com) Makan Bergizi Gratis ( MBG) adalah Program Nasional Pemerintah Indonesia yang dimulai tahun 2025 lalu dimana program tersebut menyediakan makanan siang sehat bagi anak sekolah untuk meningkatkan gizi, menekan stunting, dan mendukung SDM. Dan memperkuat SDM Indonesia sejak dini sebagai persiapan Indonesia Emas 2045.
Namun saat ini kembali menuai sorotan terkhusus di Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, diduga satu dapur penyedia MBG menyalurkan makanan dan buah tidak layak konsumsi.
Ketua Lembaga Adat Melayu Riau ( LAMR) Kecamatan Mandau, Datuk Zulfan Effendi, S. Sos mengatakan jika hal tersebut benar terjadi sangatlah disayayangkan dan memprihatinkan.Apalagi untuk dikonsumsi oleh para Siswa/Siswi di sekolah.
"Seharusnya pihak Dapur MBG terkhususnya yang berada di Kecamatan Mandau lebih jeli lagi memprioritaskan nilai sehat dan higienisnya dalam menyediakan makanan atau buahan untuk dikonsumsi oleh para Siswa dan Siswi di sekolah," kata Datuk H. Zulfan Effendi, Sos.
Ditambahkannya, jika hal tersebut diabaikan otomatis akan memperburuk nama dari Pemerintah Pusat karena Program MBG ini. Dan bahkan tujuan program unggulan pemerintah pusat agar para Siswa dan Siswi di seluruh Indonesia mendapatkan gizi yang layak jelas tidak akan tercapai.
"Kami sebagai Ketua LAMR Kecamatan Mandau, meminta kepada seluruh dapur yang berada di Kota Duri ini, dapat menghindari hal hal yang tidak sesuai dengan tujuan program mulia ini untuk memperkuat SDM Indonesia sejak dini sebagai persiapan Indonesia Emas 2045.", Pungkasnya



Posting Komentar