Loading...

Pembangunan Pengembangan RSU Mutiasari Dimulai- CEO RMB Hospital Group Donny Adelino: Merupakan Amanah Besar



Mandau, ( Detikperjuangan.com) — Pengembangan Gedung Rumah Sakit Umum (RSU) Mutiasari resmi dimulai dengan peletakan batu pertama, sebagai upaya meningkatkan kualitas dan kapasitas layanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.


Peletakan batu pertama pembangunan dan pengembangan gedung RSU Mutiasari dilakukan secara simbolis oleh Bupati Bengkalis Kasmarni, S.Sos., M.MP, dan dihadiri Wakil Ketua I DPRD Bengkalis Arsya Fadillah, S.IP, jajaran manajemen RMB Hospitals Group, pimpinan rumah sakit, unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tamu undangan lainnya.


CEO RMB Hospitals Group, Donny Adelino, S.T., menyampaikan bahwa pengembangan RSU Mutiasari bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan amanah besar yang lahir dari proses panjang dan cita-cita orang tua yang ingin menghadirkan layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat.

“Pengembangan RSU Mutiasari ini bukan rencana yang lahir dalam semalam. Gagasan ini tumbuh dari diskusi, kerja keras, harapan, dan doa banyak pihak. Dan yang paling utama, ini adalah amanah bagi saya pribadi,” ujar Donny.


Donny mengungkapkan, rencana pengembangan rumah sakit tersebut merupakan gagasan almarhum ayahnya yang telah dipersiapkan secara matang sebelum wafat.


“Dua bulan sebelum almarhum meninggal dunia, beliau masih sempat merampungkan gambar pengembangan rumah sakit ini. Rancangannya sangat detail, visioner, dan memperhatikan lingkungan sekitar. Pembangunan ini saya niatkan sebagai amal jariah untuk beliau,” tuturnya.


CEO RMB Hospitals Group yang kini berusia 27 tahun itu juga mengakui, pengembangan RSU Mutiasari menjadi mimpi sekaligus tantangan besar dalam masa transisi kepemimpinan yang tengah dijalaninya.


“Setahun setengah terakhir adalah masa yang berat untuk beradaptasi dan belajar. Namun dengan kerja tim, komitmen, serta doa, saya yakin amanah ini dapat kita jalankan bersama,” katanya.


Menurut Donny, pengembangan RSU Mutiasari bertujuan menghadirkan fasilitas kesehatan yang lebih representatif dan mampu menjawab tantangan kebutuhan layanan medis masyarakat Bengkalis, khususnya di Kecamatan Mandau.


“Peletakan batu pertama hari ini bukan hanya simbol pembangunan fisik, tetapi simbol komitmen dan keberanian kami untuk melangkah lebih maju, dengan prinsip bahwa kebutuhan pasien adalah prioritas utama,” tegasnya.


Pada kesempatan tersebut, Donny juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah, para mitra, tokoh masyarakat, tenaga medis, serta seluruh karyawan dan keluarga besar RSU Mutiasari atas dukungan yang diberikan.


“Kami memohon doa dan dukungan agar proses pembangunan berjalan aman, lancar, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” pungkasnya.


Sementara itu, Ketua LAMR Mandau, Zulfan Efendi, S.Sos., turut menyampaikan ucapan tahniah atas dimulainya pembangunan gedung RSU Mutiasari. Ia menyebut keberadaan rumah sakit swasta sangat penting dalam menopang peran rumah sakit pemerintah.


“Kami sebagai masyarakat setempat tentu sangat bersyukur dengan berkembangnya rumah sakit, khususnya rumah sakit swasta, yang dapat mendukung pelayanan rumah sakit pemerintah,” ujarnya.


Zulfan menekankan bahwa kualitas pelayanan menjadi faktor utama dalam pelayanan kesehatan, bahkan lebih dari sekadar fasilitas dan teknologi medis.

“Pelayanan yang baik dan tulus merupakan obat pertama bagi pasien. Sambutan yang ramah, senyum, salam, dan ucapan terima kasih sangat berarti bagi kesembuhan pasien,” ungkapnya.


Ia juga mengingatkan bahwa banyak masyarakat memilih berobat ke luar daerah, bahkan ke luar negeri, bukan semata karena fasilitas, tetapi karena pelayanan yang diberikan.


“Gedung megah dan peralatan canggih tidak akan berarti tanpa pelayanan yang sepenuh hati. Namun kami yakin RSU Mutiasari memiliki komitmen yang kuat dalam hal ini,” katanya.


Zulfan turut mengapresiasi perjalanan RSU Mutiasari yang berawal dari sebuah klinik bersalin yang dirintis oleh Ibu Mutiasari, hingga berkembang menjadi rumah sakit seperti saat ini.


“Kami berharap keberadaan RSU Mutiasari juga terus memperhatikan masyarakat sekitar melalui program sosial dan CSR. Dengan tumbuhnya rumah sakit-rumah sakit di Kecamatan Mandau, akan tercipta persaingan sehat yang mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan,” pungkasnya.


Pengembangan RSU Mutiasari diharapkan menjadi tonggak penting dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan wujud komitmen jangka panjang dalam mendukung derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Bengkalis.**

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama