Terduga Teroris di Bengkalis Ditangkap Saat Ngantar Soal Anak ke Sekolah

 


FOTO : Lokasi jalan depan SD yang menjadi lokasi penangkapan terduga teroris di Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis.(jon)

Bengkalis -( detikperjuangan.com)- Terduga teroris di Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Riau ditangkap tim Densus 88 Anti Teror, pada Senin (14/6/2021) sekitar pukul 10.00 WIB.

Terduga teroris yang merupakan seorang laki-laki itu ditangkap petugas saat mengantarkan soal anaknya sekolah  yang berada di kawasan Jalan Jambu, Desa Boncah Mahang, Kecamatan Bathin Solapan, Bengkalis.

Ketua RW setempat, Suriaman menyebut bahwa informasi yang didapatnya dari warga itu benar merupakan penangkapan terduga teroris.

"Penangkapannya di sekolah itu, infonya dia ngantar soal anaknya yang masih SD, sekarang kan belajar daring," kata ketua RW 9 Desa Boncah Mahang, Suriaman, Senin (14/6/2021).

Pada saat itu, situasi di sekolah tersebut tampak heboh. Suriaman mengatakan, bahwa warga setempat juga memadati lokasi penangkapan.

Di sisi lain, Ketua RT setempat, Pinayungan Pohan juga menyampaikan hal serupa. Ia mengatakan, bahwa terduga teroris tersebut sempat menghebohkan warga.

"Kalau yang ditangkap ini bukan warga saya Pak, dia infonya orang Dumai, di sini baru sekitar 3 bulan," kata Ketua RT Pohan.

Pohan menyebut, ia sendiri pun tak mengetahui identitas yang ditangkap polisi. Sebab, hingga saat ini terduga pelaku terorisme itu belum pernah melapor.

"Dia ditangkap di sekolah saat ngantar soal SD, dia warga Dumai sesuai KK," ujar Pohan yang juga guru di SD tersebut.

Pada saat itu, warga yang penasaran memadati lokasi penangkapan.

Sementara kediaman terduga teroris tersebut berada di kawasan Jalan Nikmat, belakang gedung kantor desa Boncah Mahang lama.

Sebelumnya dikabarkan, Densus 88 menangkap sebanyak 13 terduga teroris di wilayah Riau.

Kabar penangkapan itu dibenarkan Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan.

"Ya benar jumlahnya 13 orang di wilayah Provinsi Riau," kata Ramadhan saat dikonfirmasi, Senin (14/6/2021).

Hanya saja, Ramadhan belum merincikan kronologis penangkapan belasan terduga teroris tersebut. Dia juga enggan menyebutkan terlebih dahulu jaringan teroris mereka.( red/dpc)




Lebih baru Lebih lama