Loading...

Bocah 2 Tahun Tewas Terseret Arus saat Hujan Deras di Duri, Sang Ibu Histeris

 



DURI (detikperiuangan.com)  - Seorang anak perempuan berusia 2 tahun, Farhanah Izzatunnisa hanyut di parit dan meninggal dunia saat hujan deras mengguyur Duri, Kabupaten Bengkalis, Senin (18/4/2022).

Peristiwa naas itu terjadi di seputar Jalan Jeruk Gg Sankis, Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Bengkalis, pada pukul 14.50 WIB.

Saat itu, anak perempuan tersebut ditinggal ibunya mandi. Sang ibu Naza Meliati (29) tampak histeris usai mengetahui buah hatinya meninggal dunia akibat terbawa arus saat hujan deras.

Kapolsek Mandau melalui Kanit Reskrim AKP Firman menjelaskan, bahwa peristiwa tersebut berlangsung haru. Sang ibu, tak tahu jika anaknya sampai masuk parit dan terseret arus.

"Saat kejadian ibu korban sedang mandi, dan bibinya juga sedang masak di dapur. Mereka tau setelah dikabari oleh adik sepupu korban yang juga masih balita," kata AKP Firman, Senin (18/4/2022).

Setelah itu, barulah ibu dan bibi korban menyadari bahwasanya anak berusia 2 tahun itu tidak diketahui keberadaannya di dalam rumah, dan mereka segera minta tolong kepada warga sekitar.

"Masyarakat sekitar segera melakukan upaya pencarian di sekitar TKP dan meneluri parit. Sekira pukul 15.00 Wib warga sekitar beserta pemuda setempat menemukan korban terseret arus dan tersangkut dan melakukan upaya pertolongan pertama setta langsung membawa korban ke rumah sakit," jelasnya.

Dijelaskan Firman, kemudian sekira pukul 15.30 wib jenazah korban tiba di rumah sakit, dan dilakukan pertolongan pertama oleh tim medis.

Upaya terus dilakukan, namun nyawa sang anak tersebut tak tertolong lagi.

"Tim melakukan resusitasi jantung paru dengan hasil keluarnya air dari mulut dan hidung jenazah korban, yaitu sebagai tanda penyebab kematian karena tenggelam, dan korban tidak bisa diselamatkan lagi, dengan perkiraan waktu kematian sudah berlangsung 30 menit," ungkapnya.

Dijelaskannya, adapun jarak korban hanyut antara TKP 1 dengan TKP 2 sepanjang 1 Km dengan lebar parit 1 meter.

"Pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi dan jenazah korban dibawa ke rumah duka di Jalan Pelita IV dan akan segera dilakukan Pemakaman di TPU Jambon Kelurahan Pematang pudu," pungkasnya. ( PAS/dpc) 
Lebih baru Lebih lama