Loading...

Satgas TMMD Bantu Warga Lalui Jalan Berlumpur


Pinggir (detikperjuangan.com) – Tak sebatas menjalankan tugas di lokasi sasaran kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-113 tahun 2022, Satuan Tugas (Satgas) dari Kodim 0303 Bengkalis juga aktif membantu warga kala melintas di jalan Sekolah, Dusun III Air Hitam, Desa Semunai, Kecamatan Pinggir, Bengkalis - Riau, Selasa (26/4).

Warga yang berkendara di jalan sekolah tampak kewalahan melintasi medan berkubang lumpur, keadaan diperparah lantaran turunnya hujan mengguyur wilayah itu. Alhasil, kondisi jalan makin licin dan berbahaya bila tak teliti.

Cekatan, prajurit antusias membantu warga melalui jalan nan rawan tergelincir. Tampak di lapangan Satgas TMMD membantu mendorong kendaraan warga yang terperosok dalam kubangan.

Sembari meratakan dan memadatkan permukaan jalan tanah menggunakan pasir dan batu kerikil, pihaknya tak jemu membantu pelintas kala itu. “Tadi sempat (hampir) jatuh, karena jalan berlumpur dan sangat licin. Untung ada Bapak-bapak TNI, motor saya langsung dipegangin dan didorong keluar dari kubangan,” kata Krisna, seorang warga dari lingkungan RT001/RW005 Dusun Air Hitam.



Selain pesepeda motor, kendaraan roda empat jenis double cabin juga hilqng kendali di jalan yang sama. Bahkan, mobil tersebut nyaris masuk ke kanal di tepian badan jalan. Berupaya keluar dari kubangan, kendaraan tersebut malah semakin dalam terjebak.

Melihat kejadian itu, para prajurit Kodim 0303 Bengkalis yang bertugas di lokasi sasaran kegiatan TMMD segera membantu. Sekitar 7 prajurit berupaya membantu pengemudi mobil yang terjebak dalam lumpur di jalan Sekolah.

Dipimpin Pasilog Lettu (Inf) Ucok Doni Samosir, upaya penyelamatan kendaraan yang terjebak lumpur diupayakan dengan cepat. Bila tak cekatan, lalu lintas pengguna jalan di wilayah itu bisa saja terganggu mengingat jalan tersebut jadi satu-satunya jalan menuju ke Sekolah Dasar Negeri (SDN) Dusun III Air Hitam, Desa Semunai, Kecamatan Pinggir.




“Setelah sepeda motor, ada lagi mobil yang terjebak lumpur. Segera kita bantu, takutnya mengganggu lalu lintas warga. Apalagi sedang ada hajatan (pesta) warga, makanya kita evakuasi segera,” ungkap Lettu Ucok.

Berupaya sekira 45 menit lamanya, kendaraan roda empat berwarna hitam ini berhasil keluar dari kubangan. Sang pengemudi sumringah dan lega, tak lupa ucapkan terima kasih kepada seluruh prajurit Kodim Bengkalis yang telah membantu.

“Terima kasih Bapak-bapak, sudah bantu dorong mobil saya. Kalau tidak, entah sampai kapan kami terjebak disini, sebab kalau menunggu warga lain pasti lama. Makanya saya sangat berterima kasih, semangat selalu Bapak-bapak Tentara,” tutur Andi, pengemudi mobil double cabin tersebut.

Tak henti disitu saja, tepat di simpang jalan Sekolah, seorang pengguna sepeda motor juga terjatuh akibat terjalnya jalan masuk. Alhasil, ia dan anak-anak yang diboyong terjatur ke atas jalan beralas tanahbdan bebatuan.

Melihat kejadian itu, Pasandi Kodim 0303 Bengkalis, Letda (Arh) R Sinaga berlari kencang dan membantu pengendara yang terjatuh tak jauh dari lokasi sasaran giat TMMD ke-113. Dengan santun ia membantu mendirikan sepeda motor yang diketahui dikendarai oleh Wiwit.

Saat Letda R Sinaga membantu mendirikan sepeda motor, prajurit lainnya sibuk memeriksa keadaan anak-anak si pemotor, manakali mengalami luka akibat kecelakaan ringan tersebut.

Sesaat memeriksa, seluruhnya dalam keadaan baik-baik saja tanpa adanya luka-luka. Hanya saja, beberapa bagian kendaraan roda dua yang dikendarai Wiwit mengalami kerusakan dan segera dibenahi Pasandi Kodim Bengkalis tersebut.

“Lain kali hati-hati ya Bu, apalagi bawa anak-anak. Sekarang ini untung tidak kenapa-napa, kalau luka kan bahaya. Lain kali hati-hati ya bu,” sapa hangat Letda R Sinaga.

Secara berturut-turut prajurit Kodim Bengkalis tak jemu melayani masyarakat sekitar. Tak kenal lelah meski sedang berpuasa (prajurit muslim), pihaknya tetap konsisten menjalankan pengabdian demi memberi manfaat luas dan kemudahan bagi masyarakat.

Terkait hal itu, Komandan Kodim (Dandim) 0303 Bengkalis, Letkol (Inf) Endik Yunia Hermanto turut bersemangat. Dikatakannya, mental seorang prajurit haruslah tangguh dan berdedikasi penuh untuk melayani masyarakat.

“Kalau mau bantu masyarakat di lapangan, tak perlu harus izin le saya. Berikan bantuan dan pelayanan secepatnya, jangan malah dilihat-lihat saja. Justru saya senang prajurit yang begitu, harus cekatan. Kalau ada warga yang kesusahan segera dibantu, karena hal itu sudah jadi tanggung jawab kita bersama,” singkat Letkol Endik mengapresiasi. (Rls/dpc)
Lebih baru Lebih lama