Loading...

Hadiri Bukber Puasa dan Santuni Anak Yatim , Syaiful Ardi Apresiasi KOTI Mahatidana PP Kabupaten Bengkalis


 

Duri ( Detikperjuangan com)  – Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis, Syaiful Ardi SH,Sabtu (28/2/26)  menghadiri kegiatan buka puasa bersama (bukber) dan santunan anak yatim yang digelar KOTI Mahatidana Kabupaten Bengkalis, dalam rangka mempererat silaturahmi dan memperkuat kepedulian sosial di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua MPC Kabupaten Bengkalis Asep Setiawan,  DAN KOTI  Jamsi dan jajaran KOTI Mahatidana, pengurus MPC, serta tamu undangan lainnya. Acara diisi dengan tausiyah agama, pemberian santunan kepada anak yatim, serta buka puasa bersama.

Dalam sambutannya, Syaiful Ardi menyampaikan apresiasi kepada pengurus KOTI Mahatidana yang telah melaksanakan kegiatan bakti sosial sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada pengurus KOTI yang telah melaksanakan bakti sosial, membantu anak yatim, serta menghadirkan tausiyah agama. Ini merupakan wujud nyata dalam menjalin ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi peran organisasi yang dinilainya sebagai salah satu organisasi tertua yang telah banyak melahirkan generasi pejuang, baik di tingkat Kabupaten Bengkalis maupun nasional.

Menurutnya, KOTI Mahatidana tidak hanya menjadi wadah organisasi, tetapi juga tempat pembinaan karakter. Bahkan, kata dia, ada anggota yang sebelumnya memiliki latar belakang kurang baik, kemudian berubah menjadi pribadi yang lebih baik dan aktif dalam kegiatan sosial setelah bergabung.

“Organisasi ini menjadi wadah pembinaan. Ini hal yang patut kita syukuri. Setiap kegiatan yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya anak-anak di Kabupaten Bengkalis, saya siap mendukung,” tegasnya.

Syaiful yang juga Ketua DPD PAN Bengkalis mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan dalam organisasi. Ia menilai perbedaan pendapat adalah hal yang wajar, namun jangan sampai merusak kebersamaan dan mencederai nama baik organisasi.

“Perbedaan dalam organisasi itu wajar dan justru membuat kita semakin dewasa. Jangan sampai perbedaan merusak kebersamaan, karena pada akhirnya yang tercoreng adalah nama kita sendiri,” pesannya.

Ia juga berharap para kader yang kelak berhasil duduk sebagai anggota legislatif tetap mengingat organisasi yang telah membesarkan mereka.

Acara berlangsung khidmat dan penuh kehangatan, ditutup dengan doa bersama serta seruan semangat kebangsaan.(***)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama