Loading...

Jadi Tontonan, Orang Utan Masuk Kebun Sawit Warga

 



INHU (detikperjuangan.com) - Seekor primata dilindungi jenis Orang utan tampak berkeliaran dan masuk ke perkebunan milik warga di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Riau.

Orang Utan yang muncul di kawasan Bukit Selancang itu bernama Rocky. Warga yang penasaran mendekati satwa langka itu.

Tim Balai Taman Nasional Bukit Tiga Puluh melakukan identifikasi Orang Utan yang muncul di Bukit Selancang, di Desa Aur Cina, Kecamatan Batang Gangsal, Kabupaten Indragiri Hulu tersebut.

“Berdasarkan identifikasi foto, Orang utan tersebut bernama Rocky. Orang utan jantan berusia 19 tahun ini merupakan orang utan hasil rehabilitasi di pusat reintroduksi orang utan yang dikelola oleh KLHK dan FZS (Mitra KLHK),” kata Kepala Balai Taman Nasional Bukit Tiga Puluh, Fifin Arfiana Jogasara, Sabtu (3/7/2021).

Selanjutnya kata Fifin, orang utan bernama Rocky ini pernah dipelihara manusia yang mengakibatkan sifat alaminya dalam bertahan hidup di alam liar berkurang.

“Setelah diambil dari orang yang memelihara, lalu menjalani rehabilitasi, orangutan ini dilepasliarkan ke TNBT pada tanggal 16 Juni 2021 di Daerah Bukit Sabun Dusun Talang Tanjung Desa Siambul Kecamatan Batang Gansal Kabupaten Indragiri Hulu,” ungkapnya.

Kemunculan Orang Utan di pemukiman warga yang berada di Bukit Selancang, di Desa Aur Cina, Kecamatan Batang Gangsal, Kabupaten Indragiri Hulu, sempat membuat warga takut. Namun juga ada sebagian warga yang justru menjadikannya sebagai tontonan.

Satwa dilindungi itu tiba-tiba muncul dalam kebun masyarakat, tepatnya di sekitar objek wisata Bukit Selancang, pada hari Jumat (2/7/2021), sekitar pukul 15.44 WIB.

Orang utan tersebut memasuki areal objek wisata Bukit Selancang untuk mencari makan.

Kemunculan orang utan itu sempat membuat warga sekitar khawatir, karena tubuhnya yang besar dan tidak lazim dilihat oleh masyarakat tempatan.

“Masyarakat khawatir terhadap satwa ini karena berbadan besar (orangutan dewasa). Untuk menghindari dampak kerusakan, masyarakat setempat melaporkan kepada kami untuk dilakukan mitigasi,” tuturnya.

Saat ini Tim Balai TN Bukit Tiga Puluh, bersama-sama dengan FZS (Frankfurt Zoological society), Kepolisian Sektor Batang Gangsal, KPH Indragiri, Pemerintahan Desa Aur Cina dan beberapa relawan masih dalam proses pencarian atau penyisiran terhadap orang utan tersebut.

“Sampai saat ini belum ditemukan lagi di lokasi semula (Bukit Selancang). Dugaan sementara Orang Utan kembali masuk ke dalam Kawasan TN. Bukit Tiga Puluh (TNBT). Namun Tim tetap akan melakukan penyisiran kawasan sampai Orang Utan dapat ditemukan kembali,” kata Fifin.

Terakhir, ia menjelaskan, apabila dalam penyisiran Orang utan ditemukan, maka akan dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu kondisi kesehatannya, jika dinyatakan sehat dan layak untuk dilepasliarkan oleh Dokter Hewan yang turut serta dalam Tim, maka OU Rocky akan dirilis kembali di tempat yang lebih jauh ke dalam Kawasan TNBT.

“Namun apabila dinyatakan kurang atau tidak sehat akan dilakukan Rehabilitasi dulu di Jambi. Pada kesempatan ini, kami menghimbau kepada masyarakat, agar dapat bersama- sama melindungi satwa liar ini dan apabila menemukan agar segera diinformasikan kepada kami pada kesempatan pertama,” tuturnya.( PAS/dpc)
Lebih baru Lebih lama