Mandau, ( Detikperjuangan.com) – Setelah lebih dari satu dekade menjalankan sistem belajar double shift, SMA Negeri 9 Mandau akhirnya bisa berlega hati dan mengakhiri pola tersebut. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Riau yang diwakili Kepala Cabang (Kacab) Wilayah II Dinas Pendidikan Riau, Al Choiri Syahwali, S.STP., M.Si., meresmikan penerapan belajar Full Day School sekaligus 8 Ruang Kelas Baru (RKB) di SMAN 9 Mandau, Selasa (27/1/2026).
Peresmian belajar Full Day dan delapan Ruang Kelas Baru ini dirangkai dengan kegiatan syukuran menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah.
Acara tersebut dihadiri Camat Mandau yang diwakili Kasi Sosial Budaya Devi Putra Braja, S.STP., M.Si., Korwilcam Mandau dan Batsol, Ketua LAMR Mandau Zulfan Efendi, S.Sos., Lurah Air Jamban Rifky Ellyaningsi, S.STP., M.Si., Kepala SMAN 9 Mandau Kander Nasution, M.Pd.I., kepala SMAN se-Kecamatan Mandau, Bhabinkamtibmas Bripka Sandos Firdaus, Babinsa Serma Fauzi, para ketua RT dan RW di wilayah SMAN 9 Mandau, serta tamu undangan lainnya.
Kepala SMAN 9 Mandau, Kander Nasution, dalam sambutannya menjelaskan bahwa setelah lebih dari satu dekade menjalankan sistem belajar bergantian, sekolah yang berdiri sejak 2012 itu akhirnya memiliki gedung ruang kelas baru yang diperuntukkan bagi siswa kelas XII.
“Peresmian ini menjadi tonggak penting perjalanan sekolah sejak berdiri pada 2012 hingga 2025 yang selama ini harus berbagi waktu belajar secara bergantian,” ujarnya.
Demi kelancaran dan keamanan acara syukuran serta keterbatasan daya tampung lokasi, pihak sekolah dengan izin Kepala Dinas Pendidikan mengatur agar siswa kelas X dan XI melaksanakan pembelajaran dari rumah. Meski demikian, para siswa tidak diliburkan dan tetap diberikan tugas pembelajaran.
“Ruangan yang diresmikan ini khusus untuk kelas XII. Agar acara berjalan kondusif dan aman, kami memutuskan kelas X dan XI belajar dari rumah dengan tetap diberikan PR,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, selama bertahun-tahun SMAN 9 Mandau harus menjalani sistem double shift, bahkan waktu pulang siswa SMA lebih cepat dibandingkan siswa SD. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi sekolah, baik dari sisi proses belajar mengajar maupun sarana dan prasarana.
“Alhamdulillah, berkat kerja keras, kolaborasi seluruh pihak, serta doa guru, siswa, dan masyarakat, akhirnya perjuangan panjang ini membuahkan hasil,” katanya.
Menurutnya, perjuangan pembangunan gedung ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari internal sekolah, Dinas Pendidikan, hingga Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) yang turun langsung meninjau kondisi sekolah setelah menerima laporan lapangan. Hasil peninjauan tersebut menetapkan pembangunan ruang kelas SMAN 9 Mandau sebagai kebutuhan mendesak.
Ia juga mengajak seluruh warga sekolah untuk menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun, seraya menekankan pentingnya rasa syukur dan tanggung jawab bersama terhadap aset pendidikan.
“Kami mohon kepada anak-anak dan seluruh warga sekolah untuk menjaga gedung ini. Ini amanah besar yang harus kita pelihara bersama,” tegasnya.
Meski demikian, pihak sekolah mengakui masih terdapat kekurangan, salah satunya belum rampungnya pembangunan rumah ibadah di lingkungan sekolah.
“Kami berharap dukungan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus berlanjut melalui semangat gotong royong,” harapnya.
Menutup sambutannya, Kander Nasution mengajak seluruh guru dan tenaga pendidik untuk menyingkirkan kepentingan pribadi demi kemajuan sekolah, sejalan dengan semboyan “SMA Negeri 9 Mandau, Maju Bersama, Hebat Semua.”
“Atas nama keluarga besar SMA Negeri 9 Mandau, kami mengucapkan terima kasih dan mohon maaf lahir dan batin. Semoga momentum ini membawa keberkahan, terlebih dalam menyambut bulan suci Ramadan,” pungkasnya.
Sementara itu, Camat Mandau yang diwakili Kasi Sosial Budaya Devi Putra Braja menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak sekolah, khususnya Kepala SMAN 9 Mandau beserta seluruh jajaran.
“Jika tidak keliru, ini merupakan kunjungan kami yang keempat kalinya di SMA Negeri 9 Mandau, mulai dari peletakan batu pertama pembangunan musala, mendampingi Sekretaris Camat sebagai pembina upacara, hingga beberapa kegiatan lainnya,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan rasa syukur karena masih diberikan kesempatan untuk bertemu dengan para guru serta calon generasi penerus bangsa, seraya mendoakan para siswa yang akan menghadapi ujian akhir sekolah agar memperoleh hasil terbaik.
“Kami menyampaikan selamat atas peresmian dan syukuran ruang kelas baru serta penerapan belajar Full Day di SMAN 9 Mandau,” ujarnya.
Kacab Wilayah II Disdik Riau, Al Choiri Syahwali, mengatakan realisasi delapan Ruang Kelas Baru di SMAN 9 Mandau tidak terlepas dari keseriusan dan kegigihan Kepala Sekolah. Ia menyebutkan, meski baru dilantik pada 27 Desember, Kepala SMAN 9 Mandau sudah aktif menyampaikan langsung kondisi sekolah, terutama terkait penerapan sistem double shift.
“Beliau tidak hanya sekali datang, tetapi berulang kali melakukan koordinasi hingga bersama-sama ke Pekanbaru. Alhamdulillah, perjuangan tersebut membuahkan hasil dengan terealisasinya delapan RKB,” katanya.
Atas nama pemerintah, ia mengapresiasi perjuangan Kepala SMAN 9 Mandau dan menilai hal tersebut sebagai contoh yang baik bagi kepala ekolah lain dalam memperjuangkan kebutuhan pendidikan demi kepentingan peserta didik.
“Fasilitas yang dibangun ini menggunakan anggaran negara dengan nilai yang tidak sedikit. Karena itu harus dijaga, dimanfaatkan, dan digunakan sebaik-baiknya oleh seluruh warga sekolah,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa tugas siswa adalah datang ke sekolah dengan etika yang baik dan bersungguh-sungguh dalam belajar, khususnya bagi kelas XII yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
“Kami juga berharap dukungan tokoh adat dan aparat kewilayahan untuk bersama-sama membina etika, budaya, serta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah,” tutupnya.
Peresmian gedung SMAN 9 Mandau ditandai dengan pemotongan pita secara simbolis, menandai berakhirnya era double shift dan dimulainya sistem pembelajaran Full Day School di sekolah tersebut (.***)





Posting Komentar