BENGKALIS (Detikperjuangan.com) – Suasana Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis berlangsung penuh khidmat. Ratusan warga binaan mengikuti Sholat Idulfitri yang digelar di lingkungan lapas, Rabu (20/3/2026), sekaligus menjadi momen penyerahan Remisi Khusus Idulfitri bagi narapidana yang memenuhi syarat.
Dari total 1.617 warga binaan beragama Islam di Lapas Bengkalis, sebanyak 1.044 orang menerima remisi khusus yang telah disetujui pemerintah. Dari jumlah tersebut, tiga narapidana di antaranya langsung dinyatakan bebas tepat pada hari raya setelah mendapatkan pengurangan masa pidana.
Pelaksanaan Sholat Idulfitri dipimpin oleh Ustaz Dr. Haris Riadi, S.Ag., M.Ag. dan diikuti ratusan narapidana dengan penuh kekhusyukan. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan keagamaan yang rutin dilakukan di dalam lapas guna menumbuhkan nilai spiritual serta memperkuat moral warga binaan.
Usai pelaksanaan sholat, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan Remisi Khusus Idulfitri kepada para narapidana yang telah memenuhi persyaratan administratif maupun substantif, seperti berkelakuan baik, aktif mengikuti program pembinaan, serta telah menjalani masa pidana minimal enam bulan tanpa melakukan pelanggaran disiplin.
Kepala Lapas Bengkalis, Priyo Tri Laksono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemberian remisi merupakan bentuk perhatian negara kepada warga binaan yang menunjukkan perubahan sikap selama menjalani masa pembinaan.
“Remisi ini adalah hak bagi warga binaan yang telah memenuhi syarat. Kami berharap hal ini menjadi motivasi bagi mereka untuk terus memperbaiki diri dan mempersiapkan diri kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan bertanggung jawab,” ujar Kalapas.
Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik), Boy Fernandes, menegaskan bahwa proses pemberian remisi dilakukan secara selektif, transparan, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Dari 1.617 warga binaan beragama Islam, sebanyak 1.044 orang telah disetujui menerima remisi khusus Idulfitri, dan tiga orang di antaranya langsung bebas pada hari ini. Ini menunjukkan bahwa program pembinaan yang dijalankan di Lapas Bengkalis memberikan hasil yang nyata,” jelasnya.
Melalui momentum Idulfitri ini, pihak Lapas Bengkalis berharap seluruh warga binaan dapat terus meningkatkan kualitas diri, menjaga perilaku baik, serta memanfaatkan berbagai program pembinaan sebagai bekal untuk kembali ke tengah masyarakat dengan semangat perubahan yang lebih positif. (***)




Posting Komentar