Loading...

Gugur Saat Padamkan Karhutla, Bupati Kasmarni Sampaikan Duka Mendalam untuk Pejuang Lingkungan Muharmizan


BENGKALIS (Detikperjuangan.com) – Kabar duka menyelimuti upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Bengkalis. Seorang pejuang pemadam karhutla, Muharmizan, dilaporkan meninggal dunia saat menjalankan tugas memadamkan api di wilayah tersebut.
Almarhum diketahui merupakan anggota Manggala Agni Daops Siak yang sejak pagi hingga sore hari berjibaku di lapangan memadamkan kebakaran.

Setelah berjuang keras bersama tim, Muharmizan akhirnya menghembuskan napas terakhirnya, meninggalkan duka mendalam bagi rekan-rekan sesama petugas dan masyarakat.


Bupati Bengkalis Kasmarni menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya almarhum yang dinilai sebagai sosok pejuang lingkungan yang telah mengabdikan diri demi keselamatan masyarakat dan kelestarian alam.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bengkalis dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Almarhum adalah sosok pejuang yang telah mengabdikan diri demi menjaga lingkungan dan keselamatan masyarakat dari ancaman kebakaran hutan dan lahan,” ujar Kasmarni.


Ia juga memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi serta pengorbanan almarhum yang telah berjuang di garis depan dalam menghadapi bencana karhutla yang penuh risiko.

Menurut Kasmarni, gugurnya Muharmizan menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa upaya penanggulangan karhutla bukanlah tugas yang ringan. Dibutuhkan keberanian, ketangguhan, serta pengorbanan besar dari para petugas yang berada di lapangan.


Lebih lanjut, Bupati Bengkalis juga mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dengan tidak membuka lahan menggunakan cara dibakar serta mendukung berbagai upaya pencegahan karhutla.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Mari kita jaga bersama daerah kita agar terbebas dari bencana kabut asap,” tambahnya.


Di akhir pernyataannya, Kasmarni turut mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini.

“Semoga amal ibadah almarhum diterima dan mendapat tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan ketabahan dan keikhlasan,” tutupnya. (***)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama