Loading...

Tanggapi Berita Hoax di Medsos- Orang Tua Siswa SD Pelopor Mandau Bantah dan Klarifikasi

 



Mandau -( detikperjuangan.com) - Beredarnya Vidio hoax di media sosial terkait pelaksanaan Vaksinasi pada hari Rabu (19/01) lalu di kantor Camat Mandau,terhadap seorang anak siswa SD Pelopor Mandau mendapat sanggahan keras dari pihak orang tua serta menyampaikan klarifikasi Karena  teks narasi yang  beredarnya Vidio tersebut sama sekali tidak benar dengan tudingan vaksin bodong.

Agar hal tersebut jelas dan terang orang tua anak tersebut menggelar klarifikasi di SD Pelopor Duri Jumat ( 21/1/22) disaksikan oleh   Kapolsek Mandau Kompol Indra Lukman Prabowo,SH,SIK ,Camat Mandau Riki Rihardi,SSTP,MSi,Danramil 03 Mandau Kapt Arh Jemirianto ,Kanit Reskrim AKP  Firman,SH, Panit 1 Iptu Hutahean, Kepala Pustu Pematang Pudu drg Selpi Mardiani.Ketua Yayasan Pelopor Sedo, dan sejumlah awak media.




 
"  Saya yang mendampingi anak saya hingga selesai di vaksin.Dan saya menyaksikan pelaksanaan vaksin terhadap anak saya dan sudah sesuai dan benar bukan bodong seperti yang beredar di medsos.,",, Tegas orang tua anak.


Orang tua Siswa tersebut menyampaikan sanggahan atas berita Hoax tersebut, dan mengaku awalnya tidak mengetahui
adanya berita miring tersebut.

" Bahkan sebagai orang tua sangat senang anaknya telah mendapat suntikan Vaksin, saking senangnya membagikan Video ke Group Internal.Video tersebut berasal dari pengasuh anaknya yang mengabadikan saat anaknya disuntik Vaksin.Kami sebagai orang tua sangat senang dan mengucapkan rasa terimakasih pada Pemerintah Kabupaten Bengkalis dengan adanya Vaksin Gratis, dan pada Bupati Bengkalis yang menyempatkan waktu berphoto bersama anak saya," tuturnya.

Sementara itu Mursal Petugas Medis yang menyuntikan Vaksin saat itu, juga membantah adanya Vaksin Bodong.  
Diakuinya, dirinya sudah terbiasa saat menyuntik pasien dengan menggunakan  jari manis  untuk menekan.

" Dan usai melakukan suntikan, jarum suntik secara refleks menurunkan tangan saya dengan harapan si penerima suntikan agar  tidak trauma atau takut melihat jarum suntik.Saya telah lama bertugas, dan dari pengalaman tersebut, jarum suntik saya usahakan tidak terlihat pasien usai memberi suntikan, dan hal ini sangat membantu pasien saat ditangani,',paparnya.

Pada kesempatan ini Camat Riki Rihardi juga menghimbau Masyarakat dengan bijak menggunakan jaringan sosial (Medsos) jagan menyebarkan informasi yang tidak benar, namun berikan informasi yang membangun kepercayaan masyarakat.

Terlebih pelaksanaan Vaksinasi yang beberapa hari lalu di hadiri Wakapolda Riau, Bupati Bengkalis, Kapolres, Dandim Kapolsek Mandau dan Danramil 0303 Mandau.

Segala upaya telah kita maksimalkan, jangan mencederai kerja keras yang telah menghasilkan kebaikan dan kepercayaan Masyarakat.
Hal ini untuk menjaga mental anak anak maupun orang tua anak, karena Vaksinasi ini masih berlangsung,
"Saya meminta dan berharap agar masyarakat bijak bermedsos. mari bersama sama mensukseskan palaksaan Vaksinasi, saya yakin kebaikan akan dicatat Allah SWT,", Harapnya.

Kapolsek Mandau Kompol Indra Lukman Probowo didampingi Danramil 0303 Mandau Kapt.(Arh) Jemi Rianto juga menghimbau pengguna jaringan sosial agar tidak membuat atau menyebarkan berita Hoax.Bila hal ini terbukti dapat dikenakan pidana melalui UU ITE,
"Berikan informasi yang positif dan sifatnya membangun, mari secara bersama sama mensukseskan jalannya Vaksinasi, berikan informasi yang akurat dan benar," ,Imbau  Kapolsek Mandau Kompol Indra Lukman Prabowo,SH,SIK ( Red/dpc) 
Lebih baru Lebih lama