Loading...

Razia THM di Mandau–Bathin Solapan, 7 Pengunjung Positif Ekstasi



BENGKALIS – Aparat gabungan Polres Bengkalis menggelar razia besar-besaran di sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM) di wilayah Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan, Minggu dini hari (5/4/2026). Operasi tersebut mengungkap fakta mencengangkan, tujuh pengunjung terindikasi positif mengonsumsi narkotika jenis pil ekstasi.
Razia yang berlangsung hingga larut malam itu menyasar sejumlah THM yang dianggap rawan peredaran narkoba. Puluhan pengunjung diperiksa secara ketat, mulai dari pengecekan identitas hingga tes urine di tempat.

Kegiatan ini melibatkan personel dari Satres Narkoba, Satreskrim, Samapta, Satlantas Polres Bengkalis, serta jajaran Reskrim Polsek Mandau. Petugas melakukan penyisiran menyeluruh dan penggeledahan badan guna memastikan tidak ada aktivitas ilegal di dalam lokasi hiburan malam.

Dari hasil pemeriksaan, satu orang ditemukan positif di THM East Studio, tiga orang di Celcius, dan tiga lainnya di VIP. Sementara itu, razia di THM Golden Supit Km 15 Kulim tidak menemukan adanya pengunjung yang terindikasi narkoba.

Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian S. Siregar melalui Kasat Samapta AKP Donal JT menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk menekan peredaran narkotika, khususnya di tempat hiburan malam.

“Razia ini kami lakukan untuk memastikan lingkungan THM bersih dari narkoba. Puluhan pengunjung kami lakukan tes urine di tempat sebagai bentuk deteksi dini,” ujarnya.

Selain penindakan, petugas juga memberikan imbauan kepada pengelola THM agar lebih proaktif dalam menjaga tempat usahanya dari praktik ilegal, termasuk peredaran narkoba dan minuman keras tanpa izin.

Razia berjalan aman dan kondusif. Kepolisian memastikan kegiatan serupa akan terus digelar secara berkala guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di wilayah Duri dan sekitarnya.


" Saat ini, tujuh orang yang terindikasi positif tengah menjalani pemeriksaan intensif di Unit Reskrim Polsek Mandau. Polisi juga masih mendalami asal-usul narkotika yang dikonsumsi serta menelusuri kemungkinan adanya jaringan peredaran di balik temuan tersebut.,", Ungkap Kasat Samapta  (***) 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama